Kampus UBSI Cetak Entrepreneur Muda Indonesia yang Tangguh

Kampus UBSI Cetak Entrepreneur Muda Indonesia yang Tangguh – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Entrepreneur Center sukses menggelar aktivitas workhsop dan coaching system secara online yang diperuntukan kepada para mahasiswa yang memiliki jikalau entrepreneur yang tangguh.

Kampus UBSI Cetak Entrepreneur Muda Indonesia yang Tangguh

Kegiatan ini digelar sepanjang delapan hari berturut-turut, diawali dari 25-26 November dan 2-17 Desember 2020. Kegiatan tersebut menghadirkan delapan narasumber hebat, di antaranya Heribertus Tri Admaja, Fuad Nur Hasan, Koko Widiantara, Alwa Rerizia, Rian Hardiansyah, Teguh Sarwono, Hesty Widiawaty dan Tri Wahyudi.

Memasuki hari ke-4 event, Alwa Rerizia hadir untuk meningkatkan ilmu peserta dibidang pembuatan laporan dan proyeksi keuangan. Alwa Rerizia merupakan seroang wirausaha dan trainer public speaking dan juga founder Borneo Talent School yang berasal dari Pontianak.

Dalam pemaparannya, Alwa menyebutkan bahwa pembuatan laporan keuangan bertujuan untuk memberi tambahan informasi transaksi yang dapat direncanakan didalam periode tertentu, Taruhan Bola sehingga mampu memperkirakan berapa kisaran keuntungan yang dapat diperoleh.

JAKARTA – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Entrepreneur Center sukses menggelar aktivitas workhsop dan coaching system secara online yang diperuntukan kepada para mahasiswa yang memiliki jikalau entrepreneur yang tangguh.

Kegiatan ini digelar sepanjang delapan hari berturut-turut, diawali dari 25-26 November dan 2-17 Desember 2020. Kegiatan tersebut menghadirkan delapan narasumber hebat, di antaranya Heribertus Tri Admaja, Fuad Nur Hasan, Koko Widiantara, Alwa Rerizia, Rian Hardiansyah, Teguh Sarwono, Hesty Widiawaty dan Tri Wahyudi. (Baca juga: Mahasiswa Baru, Anak Pengepul Gula Merah ini Langsung Sabet 2 Prestasi )

Memasuki hari ke-4 event, Alwa Rerizia hadir untuk meningkatkan ilmu peserta dibidang pembuatan laporan dan proyeksi keuangan. Alwa Rerizia merupakan seroang wirausaha dan trainer public speaking dan juga founder Borneo Talent School yang berasal dari Pontianak.

Dalam pemaparannya, Alwa menyebutkan bahwa pembuatan laporan keuangan bertujuan untuk memberi tambahan informasi transaksi yang dapat direncanakan didalam periode tertentu, sehingga mampu memperkirakan berapa kisaran keuntungan yang dapat diperoleh.

“Catatlah seluruh pengeluaran terasa dari pembelian barang hingga pengeluaran sejumlah cost bersama dengan sadar dan Buku catatan pengeluaran dibuat terpisah sejak awal membuka usaha,” ujarnya, Selasa (8/12/2020).

Lebih lanjut, dia termasuk menyebutkan rincian didalam sebabkan laporan keuangan bersama dengan mengajak peserta untuk langsung mempraktikkan pembuatan laporan keuangan secara manual di kertas.

Workshop ini mendapat respon dari keliru satu peserta yang berasal dari kampus UBSI Pontianak. Menurut Mariam, workshop ini benar-benar membantunya didalam mempertimbangkan keuntungan ataupun kerugian didalam usahanya.

Related Post