IPB University Kenalkan Ilmu Nuklir kepada Ratusan Pelajar SMA

IPB University Kenalkan Ilmu Nuklir kepada Ratusan Pelajar SMA

IPB University Kenalkan Ilmu Nuklir kepada Ratusan Pelajar SMA

Departemen Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University menggelar Kegiatan Physics Goes to School (PGTS) 2021. Dalam aktivitas tersebut, peserta diajarkan berkenaan pengetahuan nuklir dengan menghadirkan Adipurwa Muslich, Head of Public Education for Nuclear Badan Tenaga Nuklir Nasional .
Pasang Bola
Ketua Departemen Fisika FMIPA IPB University Dr R Tony Ibnu Sumaryada, memberikan pengantar cara capai mimpi besar melalui penerapan sains fisika. Ia menyatakan di sedang suasana yang penuh ketidakpastian dan disrupsi, ilmuwan fisika sanggup berperan perlu untuk menjawab berbagai permasalahan yang ada.

Utamanya, lanjut dia, di jaman revolusi industri 4.0 pengetahuan fisika sangat terjalin erat dengan dunia siber. Sehingga inovasi yang diluncurkan fisikawan sejatinya difokuskan pada kesejahteraan manusia. “Ilmu fisika merupakan background yang ideal untuk jadi industriawan sebab konsep fisika sangat menghargai keberagaman ide,” tuturnya.

Sementara, Adipurwa share pengalamannya berkenaan pendidikan fisika nuklir. Ia termasuk menyebut, pengetahuan fisika memiliki peran yang erat didalam kehidupan sehari-hari. “Fisika sudah mengubah cara hidup manusia dari metode tradisional sampai kini capai jaman sains mutakhir. Manusia termasuk butuh peran fisika didalam pemenuhan kebutuhan Info global,” kata Adipurwa yang merupakan alumnus IPB University Angkatan 40 dari Departemen Fisika.

Adipurwa menjelaskan, warisan yang paling besar diturunkan oleh pengetahuan fisika yaitu konsep energi dan pemanfaatannya. Ia mengaku, waktu masih berkuliah di Departemen Fisika IPB University, mahasiswa diajak untuk mempelajari konsep energi berikut lebih-lebih menerapkannya pada kehidupan sehari-hari. Menurutnya, fisika termasuk tak sanggup berdiri sendiri, tetapi berdampingan dengan bidang keilmuan lain layaknya biologi didalam pengetahuan biofisika.

“Hubungan dengan bidang keilmuan lain membuktikan bahwa pengetahuan fisika sangat ramah dengan bidang lain sebab merupakan pengetahuan basic dan pembelajarannya sangat luas,” tambahnya.

Sebagai lulusan Departemen Fisika yang kini jadi ahli di bidang fisika nuklir, ia termasuk mengkaji tuntas berkenaan radiasi. Ia menyatakan persepsi penduduk yang negatif pada radiasi maupun nuklir agaknya perlu diubah. Radiasi sanggup dimanfaatkan bagi kemaslahatan manusia dan lebih-lebih ditemukan secara alami didalam tubuh manusia.

Ia menyatakan bahwa radiasi tidak selamanya memberikan bahaya bagi manusia jika pemakaiannya tidak berlebihan. Ia mencontohkan, didalam pengawetan product pangan maupun pemakaian alat medis, konsep radiasi berikut sanggup diterapkan. Radiasi sebagai buah dari pengetahuan fisika moderen berikut lebih-lebih sanggup berperan besar didalam sektor pertanian. Misalnya, sinar gamma sanggup dimanfaatkan untuk percepatan mutasi suatu tumbuhan sehingga menciptakan pembawaan yang unggul. Manusia pun tak perlu cemas terdampak negatif dari radiasi sebab terdapat proteksi radiasi dengan konsep fisika.

Ia termasuk menceritakan berkenaan pengalamannya selama masih kuliah di Departemen Fisika IPB University. Ia mengaku, sehabis lulus, ia sudah mewujudkan cita-citanya untuk bekerja di lembaga penelitian terlebih mengenai penelitian nuklir. Keputusan untuk berkuliah di Departemen Fisika IPB University merupakan perihal terbaik yang pernah ia lakukan.

Kunjungi Juga : Berita Edukasi

Alumnus IPB University itu termasuk mengakui bahwa Departemen Fisika IPB University tidak cuma unggul secara mutu pelayanan maupun infrastruktur, tetapi secara akademis termasuk sangat memuaskan. Pasalnya, pengetahuan fisika digali secara lebih didalam dengan didukung oleh pengembangan diri yang baik. Buktinya, sebaran lulusan Departemen Fisika IPB University sangat luas tak cuma sebagai karyawan swasta tetapi termasuk sebagai entrepreneur.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *